MAHASISWA PENDIDIKAN NONFORMAL PRAKTIK KERJA DI BALAI REHABILITASI SOSIAL BINA KARYA DAN LARAS (BRSBKL)

Kelompok Praktik Kerja Departemen (PKD) Pendidikan Nonformal penempatan Balai Rehabilitasi Sosial Bina Karya dan Laras (BRSBKL) Unit 2 Kalasan telah menyelesaikan serangkaian program magang selama kurang lebih dua bulan. Program PKD ini berlangsung mulai bulan Maret hingga pertengahan bulan Mei 2026. Mahasiswa yang terdiri dari 5 anggota ini telah menyelesakan 15 program kerja pendamping yang diperuntukkan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), programnya berupa kegiatan keterampilan, kreativitas, keagamaan, dan rekreasional, seperti mewarnai kipas, menghias bando, membuat bunga dan pot, kegiatan BTQ, membuat pisang cokelat, meronce, origami, outbound, senam lansia, hingga kegiatan seni menggunakan clay dan pasir warna.

Kegiatan yang bervariasi ini disusun berdasarkan kebutuhan PPKS yang memerlukan berbagai kegiatan pendamping yang mendukung proses rehabilitasi sosial. Program disusun agar mampu meningkatkan produktivitas, kemampuan motorik, kreativitas, konsentrasi, interaksi sosial, serta rasa percaya diri PPKS. Program kerja dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam satu minggu selama dua bulan dengan menyasar PPKS yang memiliki kondisi piskologis cenderung stabil. Sebelum pelaksanaan program, mahasiswa akan melakukan konfirmasi kepada pihak Pekerja Sosial di balai agar membantu mempersiapkan PPKS sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Setiap kegiatan senantiasa didampingi oleh Pramu Sosial (Pendamping). Lokasi pelaksanaan untuk setiap program kerja berbeda-beda, mulai dari ruang PIE, rumah dinas, halaman gedung, dan aula balai.

Di samping menjalankan program pendamping, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam program utama dari balai, seperti keterampilan membatik, olahan pangan, pertanian, senam, sampai kegiatan hiburan seperti karaoke. Dengan mengikuti berbagai program bersama PPKS di Bina Laras, mahasiswa mampu melakukan pendekatan yang humanis dan membangun interaksi sosial bersama PPKS. Hal ini tentunya menjadi wadah baik bagi mahasiswa dalam mempelajari pola perilaku PPKS dan bagi PPKS untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial mereka. Mahasiswa juga ikut mendampingi PPKS yang berada di ruang bed rest, sehingga selama magang mahasiswa sudah berhasil menjangkau hampir seluruh PPKS yang ada di Bina Laras dan membangun koneksi sosial selama menjalani PKD. (rai/dew/san/sal/eln)