Pembelajaran dan Praktik Digital Art bagi Peserta Didik Paket B di PKBM Ngudi Kapinteran

Sebagai bagian dari pelaksanaan mata kuliah praktik kependidikan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran dan praktik Digital Art bagi peserta didik Program Paket B di PKBM Ngudi Kapinteran, Gunungkidul. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus, pukul 13.00–15.00 WIB, dengan melibatkan peserta didik Paket B yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). 

Kegiatan diawali dengan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran. Peserta didik kemudian memperoleh materi mengenai pengertian Digital Art, potensi dan peluang kerja di bidang seni digital, serta pengenalan aplikasi dan berbagai tools yang dapat digunakan untuk menggambar secara digital. Setelah pemaparan materi, peserta didik melakukan praktik secara langsung menggunakan telepon genggam masing-masing dengan tahapan pembuatan karya yang meliputi sketsa, line art, coloring, shading, hingga finishing. 

Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh tutor PKBM Ngudi Kapinteran yang membantu menyediakan fasilitas dan media pembelajaran, termasuk alat untuk pemaparan materi. Mahasiswa juga berperan dalam mempersiapkan materi, mendampingi peserta didik selama praktik, serta memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Melalui pembelajaran yang menggabungkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan teknologi, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan kontekstual. 

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4: Pendidikan Bermutu, khususnya dalam mendukung pengembangan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai seni digital, tetapi juga belajar memanfaatkan teknologi secara produktif untuk menghasilkan karya. Pengenalan terhadap peluang kerja di bidang Digital Art turut membuka wawasan mengenai potensi keterampilan digital sebagai bekal pengembangan diri di masa depan. 

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru dalam menggunakan teknologi sebagai media berkarya. Ke depan, keterampilan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui latihan lanjutan, seperti membuat ilustrasi, poster, stiker digital, maupun portofolio sederhana. Dengan keberlanjutan pembelajaran Digital Art, peserta didik diharapkan mampu meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi perkembangan dunia digital. (Ariqah)