Sehat, Cerdas, Bertanggung Jawab: Kelas IX Wujudkan SDGs 3, 4, dan 12 Belajar Membaca Label Makanan

SKB Klaten — Pada Selasa, 15 September 2026, warga belajar kelas IX di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Klaten mengikuti kegiatan pembelajaran literasi label produk makanan yang dilaksanakan di ruang kelas SKB Klaten. Kegiatan ini merupakan bagian dari Praktik Kependidikan (PK) yang dilaksanakan oleh Anas Khairun Nisa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Nonformal, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan warga belajar dalam memahami informasi pada kemasan makanan sekaligus membiasakan mereka menjadi konsumen yang lebih cermat dan bertanggung jawab. Pembelajaran ini juga mendukung SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, serta SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui penguatan literasi kesehatan, proses pembelajaran yang aktif, dan pembiasaan mengambil keputusan konsumsi secara bijak.

Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai informasi penting yang terdapat pada label makanan, seperti komposisi bahan, tanggal kedaluwarsa, informasi nilai gizi, serta nomor izin edar BPOM. Materi disampaikan melalui penjelasan dan tanya jawab dengan menggunakan contoh kemasan produk makanan yang umum dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, seperti susu kotak, biskuit, dan camilan ringan. Setelah memperoleh penjelasan, warga belajar dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan diberikan produk makanan yang berbeda untuk diamati. Setiap kelompok membaca dan mengidentifikasi informasi pada kemasan, membandingkan tanggal produksi dan kedaluwarsa, mencermati kandungan gizi, serta memeriksa informasi izin edar. Hasil pengamatan kemudian dicatat pada lembar kerja yang telah disediakan dan dipresentasikan oleh perwakilan kelompok di depan kelas. Melalui kegiatan tersebut, warga belajar tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga berlatih mengamati, berdiskusi, mengolah informasi, dan menyampaikan hasil temuannya.

Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Dari sisi SDGs 3, pemahaman mengenai nilai gizi dan tanggal kedaluwarsa membantu warga belajar mengenali produk yang lebih aman dan sesuai untuk dikonsumsi. Dari sisi SDGs 4, kegiatan pengamatan, diskusi, pengerjaan lembar kerja, dan presentasi mendorong pengembangan literasi, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta pembelajaran kolaboratif. Sementara itu, SDGs 12 diwujudkan melalui pembiasaan untuk memeriksa informasi produk sebelum membeli atau mengonsumsi, sehingga warga belajar dapat membuat keputusan konsumsi secara lebih sadar dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan kontribusi bagi pembelajaran di SKB Klaten dengan menghubungkan materi pembelajaran dengan kebutuhan praktis warga belajar dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, warga belajar diharapkan dapat menerapkan kebiasaan membaca dan memahami label makanan secara mandiri, baik ketika berbelanja maupun sebelum mengonsumsi suatu produk. Pembiasaan sederhana tersebut diharapkan dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari penerapan perilaku hidup sehat, penguatan literasi, dan konsumsi yang bertanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi Praktik Kependidikan dalam mendukung pembelajaran yang kontekstual sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan di lingkungan pendidikan nonformal.