Mendukung Pendidikan Berkualitas: Pembelajaran Kesetaraan dan PAUD di SKB Gunungkidul oleh Mahasiswa PK UNY

Periode Juli – September 2026, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang terdiri dari Aker Aksara, Arniya Nur, Adelia Wahyu, Audy Putri, Elysia Shafa, Nukia Lajuba, Kamelia Nur, Candra Kurnia, dan Nazarudin telah melaksanakan program kependidikan pembelajaran di SKB Gunungkidul. Kegiatan pembelajaran ini menyasar murid dari berbagai latar belakang, mencakup pendampingan belajar bagi murid pendidikan kesetaraan sekaligus layanan PAUD di lingkungan SKB Gunungkidul, serta berkesempatan khusus dalam memberikan pendampingan belajar bagi anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Wonosari.

Pelaksanaan kegiatan mengajar ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terkhusus SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) untuk memastikan pendidikan inklusif, merata, dan berkelanjutan sejak usia dini, remaja, hingga dewasa. Pada jenjang PAUD, mahasiswa PK merancang aktivitas belajar sambil bermain yang interaktif untuk mengasah motorik dan kreativitas anak. Sedangkan pada pendidikan kesetaraan, mahasiswa PK menyusun metode pembelajaran adaptif yang disesuaikan dengan mata pelajaran masing-masing serta kebutuhan murid yang latar belakangnya berbeda-beda. Berkaitan dengan waktu pelaksanaan mengajar, mahasiswa PK menyesuaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan dari SKB Gunungkidul, yaitu PAUD Senin - Jumat, Kesetaraan Rabu - Kamis dan Kamis - Jumat, serta LPKA seminggu dua kali pada hari Senin dan Jumat.

Kehadiran mahasiswa PK dalam melaksanaan kegiatan mengajar ini memberikan lingkungan belajar yang ramah, komunikatif dan semangat belajar yang tercermin dalam keceriaan anak-anak PAUD dalam mengikuti proses pembelajaran serta interaksi murid kesetaraan yang lebih enjoy selama proses pembelajaran berlangsung. Adanya hal ini akan merealisasikan target SDGs untuk mewujudkan kesempatan belajar sepanjang hayat (lifelong learning) bagi semua kelompok masyarakat tanpa memandang latar belakangnya. Program ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi pijakan untuk terus berkolaborasi antara perguruan tinggi dengan satuan pendidikan nonformal, dengan tetap memerhatikan bagaimana tindak lanjut evaluasi untuk menjaga keberlanjutan kualitas dalam proses pembelajaran di SKB Gunungkidul sehingga mampu memberikan dampak positif panjang.