Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci Macrame oleh Mahasiswa PK UNY di SPNF SKB Bantul Dukung Pencapaian SDGs

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) program studi Pendidikan Nonformal dari Universitas Negeri Yogyakarta telah menyelenggarakan program "Pelatihan Pembuatan Gantungan Kunci dari Tali Macrame" pada hari Jumat, 18 September 2026. Kegiatan apresiatif ini dilaksanakan bertempat di lingkungan SPNF SKB Bantul dengan menyasar peserta didik Kejar Paket B Kelas 8. Program pelatihan keterampilan ini tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan tugas praktik kependidikan mahasiswa, tetapi juga dirancang secara khusus agar sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utama kegiatan ini selaras dengan SDGs Tujuan 4 (Pendidikan Bermutu) dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penyediaan akses pelatihan keterampilan vokasional yang inklusif.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk mengasah kreativitas, melatih motorik halus, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan para peserta didik sejak dini. Proses pelaksanaan berjalan dengan sangat interaktif dan terstruktur. Elsafitri selaku Ketua Pelaksana memimpin dan memastikan seluruh rangkaian acara terkoordinasi dengan baik. Materi mengenai pengenalan bahan, teknik dasar simpul macrame, hingga proses akhir pembuatan gantungan kunci disampaikan secara komprehensif oleh Nindi Dwi Septianti dan Fadhila Mutia Sari selaku pemateri. Agar setiap peserta didik mendapatkan bimbingan praktik yang optimal, para peserta didik didampingi secara langsung oleh tim fasilitator yang terdiri dari Annisa Dwi Septiani, Fahmi Rahmadani, Muhammad Alif Zulfikar, Alvionita Kantinoreni, Dyah Hastarini, serta Wulan Suci Nugrahaeni.

Pelatihan ini memberikan dampak yang positif dan nyata bagi peserta didik Paket B SPNF SKB Bantul. Mereka tidak hanya berhasil membawa pulang hasil karya berupa gantungan kunci buatan sendiri, tetapi juga memperoleh dorongan rasa percaya diri terhadap potensi kreativitas yang mereka miliki. Manfaat dari kegiatan ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian SDGs Tujuan 4, yakni membekali generasi muda dengan kecakapan hidup (life skills) yang relevan. Lebih jauh lagi, kemampuan pembuatan kerajinan tangan dari tali macrame ini membuka wawasan peserta didik mengenai peluang usaha mandiri. Hal ini sangat mendukung terwujudnya SDGs Tujuan 8 dalam hal mendorong semangat kewirausahaan dan pemberdayaan potensi ekonomi kreatif di tingkat masyarakat. Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan para peserta didik dapat terus menggali dan mengembangkan keterampilan yang telah dipelajari sehingga dapat menjadi hobi yang produktif atau bahkan sebagai langkah awal merintis usaha kecil menengah. Kedepannya, diharapkan pihak lembaga maupun mahasiswa praktik dapat terus merancang program-program pemberdayaan lanjutan yang berkesinambungan, sehingga layanan pendidikan nonformal mampu mencetak lulusan yang mandiri, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman.