- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
Bahasa Indonesia
English

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Nonformal Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan praktik kependidikan di Balai Besar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta. Kegiatan Praktik Kependidikan (PK) ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pelaksanaan program selama Praktik Kependidikan (PK), di mana mahasiswa menyelenggarakan program "Pelatihan Perbanyakan Tanaman Vegetatif Bagi Calon Transmigran DIY" dengan sasaran calon transmigran Provinsi DIY. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan pendidikan nonformal melalui kegiatan pelatihan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat di bidang pertanian, khususnya keterampilan perbanyakan tanaman secara vegetatif sebagai bekal berharga dalam mendukung kegiatan pertanian yang produktif di daerah transmigrasi.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 dan bertempat di Demplot Cangkringan, Kaliurang. Pelatihan ini dihadiri oleh 15 orang peserta calon transmigran serta Bapak Debby Eko Hari Kurniawan, S.P. sebagai pemateri utama dan dipandu oleh Griska Bernadita Apriliaputri selaku fasilitator. Materi pelatihan terdiri atas pengenalan teori perbanyakan tanaman secara vegetatif, yang mencakup teknik sambung pucuk dan teknik sambung sisip samping. Dalam pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan mengenai pemilihan bagian tanaman (batang bawah dan entres) yang sehat, pengenalan alat dan bahan seperti pisau okulasi, gunting pangkas, dan plastik pengikat, serta pemahaman mengenai faktor-faktor penting yang memengaruhi keberhasilan penyambungan, seperti kebersihan alat dan ketepatan presisi pertemuan kambium. Selain pemaparan teori, kegiatan juga dilengkapi dengan pengerjaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Peserta kemudian mempraktikkan langsung langkah-langkah penyambungan tanaman mulai dari pembuatan sayatan, pengikatan sambungan, hingga penutupan dengan plastik sungkup di bawah pendampingan dan bimbingan langsung dari fasilitator dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja. Melalui kegiatan praktik secara langsung, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dapat mempraktikkan keterampilan perbanyakan tanaman secara langsung yang siap diterapkan di daerah tujuan.
Kegiatan Pelatihan Perbanyakan Tanaman Vegetatif Bagi Calon Transmigran DIY juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education), serta SDGs Nomor 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth). Keterkaitan tersebut terlihat dari upaya kegiatan dalam memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya calon transmigran, untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan vokasional baru melalui pendidikan nonformal. Pelatihan perbanyakan tanaman menjadi salah satu bentuk pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) yang dapat meningkatkan kompetensi masyarakat dalam mengelola sektor pertanian mandiri serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi keluarga di daerah transmigrasi. Peningkatan keterampilan agribisnis ini diharapkan dapat membantu peserta menjadi lebih mandiri dan produktif dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Perbanyakan Tanaman Vegetatif Bagi Calon Transmigran DIY berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari para peserta. Kegiatan ini memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan program pendidikan nonformal yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memberikan manfaat nyata berupa peningkatan keterampilan perbanyakan tanaman bagi peserta sebagai persiapan menuju daerah transmigrasi.
Copyright © 2026,