Pelatihan Budidaya Tanaman Sawi: Persiapan Calon Transmigran DIY Menuju Kemandirian Pangan dan Ekonomi Berbasis SDGs

Rabu, 26 Agustus 2026 – Kegiatan Pelatihan Calon Transmigran (Catrans) DIY telah dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta Calon Transmigran DIY sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan di daerah tujuan transmigrasi. Kegiatan pelatihan membahas dua materi, yaitu budidaya tanaman sawi dan timun baby. Materi timun baby disampaikan oleh Ibu Devi PSM Ahli Muda, sedangkan materi budidaya tanaman sawi disampaikan oleh Ulfa, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan melalui penyampaian materi dan praktik secara langsung.

Pada sesi materi pertama Ibu Devi, memberikan penjelasan mengenai budidaya timun baby, mulai dari pengenalan tanaman, teknik penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan. Sementara itu, Ulfa memberikan penjelasan mengenai budidaya tanaman sawi, meliputi persiapan media tanam, penanaman, penyiraman, pemeliharaan, serta pemanenan. Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti praktik budidaya secara langsung dengan didampingi oleh pemateri dan mahasiswa PK UNY. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman praktik dalam menerapkan teknik budidaya tanaman yang dapat dikembangkan di daerah tujuan transmigrasi.

Kegiatan pelatihan budidaya tanaman sawi dan timun baby turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan keterampilan peserta dalam menghasilkan bahan pangan secara mandiri, serta SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan keterampilan budidaya yang berpotensi menjadi kegiatan ekonomi produktif. Keterampilan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus dikembangkan menjadi sumber pendapatan di daerah tujuan transmigrasi. Melalui kegiatan ini, calon transmigran DIY memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam budidaya tanaman sawi dan timun baby yang dapat diterapkan sesuai dengan potensi daerah tujuan transmigrasi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mempersiapkan calon transmigran untuk mendukung kemandirian pangan dan ekonomi melalui pemanfaatan potensi pertanian secara produktif.