Menjaga Produktivitas Lahan Guna Mendukung Pencapaian SDGs 15 oleh Mahasiswa PNF

SLEMAN — Kegiatan Pelatihan Calon Transmigrasi Provinsi DIY telah dilaksanakan pada 26 Agustus 2026, bertempat di ruang kelas A Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Yogyakarta. Pelatihan yang diisi oleh Yudan Istiawan, S.P., M.P., (PSM Ahli Muda) dan Nurul Alifah Khairunnisa mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) UNY  menyoroti urgensi perlindungan lahan pertanian dari ancaman kerusakan tanah. Materi yang disampaikan secara khusus menekankan pada pentingnya praktik konservasi lahan guna mengamankan ketahanan pangan di wilayah transmigrasi.

Penyampaian materi ini didasarkan pada kebutuhan calon transmigran yang mendapatkan lahan di daerah sulit air. Praktik konservasi lahan akan menjaga tanah pertanian calon transmigran dari risiko erosi dan penurunan produktivitas tanah. Erosi menjadi peristiwa pengikisan lapisan tanah yang membawa unsur hara dan bahan organik alami tanah, sehingga meningkatkan risiko penurunan produktivitas lahan. Menghilangnya bahan alami tersebut membuat tanah kehilangan kemampuannya dalam menahan air dan lebih mudah mengalami kekeringan. Maka dari itu, materi “konservasi lahan kering” memberikan beberapa metode dalam mengelola lahan tersebut. Beberapa metode ini meliputi penanaman menurut garis kontur, penanaman dalam strip(Strip Cropping), dan penanaman sistem lorong(Alley Cropping) yang memadukan tanaman semusim di area lorong dan tanaman pagar. Praktik ini dipersiapkan sebagai bekal bagi para calon transmigran yang akan diberangkatkan ke lokasi penempatan.

Selain menjaga produktivitas lahan, Konservasi lahan kering ini menjadi aksi nyata untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tujuan nomor 15, yakni Ekosistem Daratan. Dengan terjaganya unsur hara dan bahan organik alami tanah membantu menurunkan risiko ancaman kerusakan lahan secara berkelanjutan. Konservasi ini juga mendukung untuk tercapainya tujuan nomor 2, yakni Tanpa Kelaparan. Lahan yang terjaga dengan baik akan meningkatkan produktivitas panen, sehingga ketahanan pangan bagi para transmigran maupun masyarakat bisa tercapai .