- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
Bahasa Indonesia
English

Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta yang melaksanakan kegiatan di SPNF SKB Kabupaten Kulon Progo turut terlibat dalam kegiatan identifikasi Anak Tidak Sekolah (ATS) sebagai bagian dari program pendidikan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus hingga 24 September 2026 di empat kelurahan, yaitu Kelurahan Sendangsari, Sidomulyo, Tayuban, dan Gotakan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bersama beberapa pamong dan tutor SKB serta satu mahasiswa PK dari kelompok yang sama. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui upaya memperoleh informasi mengenai anak yang belum atau tidak sedang mengikuti pendidikan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan pembagian wilayah untuk melakukan identifikasi ATS di empat kelurahan tersebut. Proses identifikasi diawali dengan melakukan koordinasi bersama bagian kesejahteraan rakyat (Kesra) kelurahan untuk memperoleh informasi dan data terkait kondisi pendidikan anak di wilayah masing-masing. Setelah mendapatkan informasi awal, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan tindak lanjut bersama dukuh setempat. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan serta membantu mengidentifikasi keberadaan anak yang termasuk dalam sasaran kegiatan. Keterlibatan pamong dan tutor SKB serta mahasiswa menjadi bagian dari proses pelaksanaan kegiatan di setiap wilayah. Kegiatan identifikasi ATS memberikan manfaat bagi SKB dalam memperoleh informasi mengenai kondisi anak yang tidak sekolah di wilayah sasaran. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pendukung dalam memahami permasalahan akses pendidikan di masyarakat serta menjadi dasar untuk mempertimbangkan tindak lanjut layanan pendidikan yang sesuai. Bagi mahasiswa, kegiatan ini memberikan pengalaman secara langsung dalam melaksanakan pendidikan masyarakat, khususnya dalam proses identifikasi kebutuhan dan permasalahan pendidikan di tingkat kelurahan. Kegiatan tersebut sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya kesempatan memperoleh pendidikan bagi semua. Melalui identifikasi ATS, upaya untuk mengetahui dan menjangkau anak yang belum memperoleh layanan pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah. Pelaksanaan kegiatan identifikasi Anak Tidak Sekolah di empat kelurahan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung perluasan akses pendidikan di Kabupaten Kulon Progo. Hasil identifikasi diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara SKB, pemerintah kelurahan, dukuh, serta pihak terkait lainnya sehingga anak yang teridentifikasi dapat memperoleh informasi dan kesempatan untuk mengakses layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Copyright © 2026,