- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
Bahasa Indonesia
English

Semanu, Gunungkidul – Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Program Studi Pendidikan Nonformal (PNF) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Siti Rif'atul Khoiriyah, sukses melaksanakan kegiatan literasi lingkungan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dengan judul "Edukasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah Sejak Dini". Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 6 September 2026, bertempat di TBM Gubug Pintar, PKBM Ngudi Kapinteran, Semanu, Gunungkidul. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah warga belajar TBM Gubug Pintar yang berusia 7 hingga 12 tahun. Program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDGs Poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) serta Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), melalui pemahaman lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran anak-anak mengenai pentingnya mengenal jenis sampah dan mengelolanya secara bijak agar tidak mencemari lingkungan. Dalam proses pelaksanaannya, materi disampaikan melalui metode yang interaktif dan menyenangkan. Peserta diajak berkenalan dengan tiga kategori utama sampah, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Selain pemaparan materi, anak-anak dilibatkan secara aktif dalam permainan edukatif "Misi Detektif Cilik", di mana mereka ditugaskan untuk membersihkan sampah di sekitar TBM Gubug Pintar, mengidentifikasi dan mengelompokkan sampel benda atau sampah ke dalam wadah yang sesuai. Pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini meliputi pengelola TBM Gubug Pintar PKBM Ngudi Kapinteran, tim mahasiswa PK UNY, serta pendamping warga belajar.
Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari para peserta. Anak-anak mampu mengenali perbedaan jenis-jenis sampah serta memahami contoh pemanfaatannya, seperti pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos dan daur ulang sampah anorganik menjadi barang berguna seperti pot tanaman. Dampak positif dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kepedulian lingkungan dan kebiasaan hidup bersih pada diri peserta didik sejak dini. Bagi TBM Gubug Pintar dan masyarakat sekitar, kegiatan ini memperkaya variasi layanan pendidikan nonformal berbasis pemberdayaan masyarakat yang mendukung keberlanjutan lingkungan lokal.
Melalui terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan yang telah diperoleh warga belajar tidak berhenti di ruang belajar saja, melainkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun lingkungan sekitar. Sebagai tindak lanjut, TBM Gubug Pintar diharapkan dapat terus merawat semangat kepedulian lingkungan ini dengan mengintegrasikan praktik pengolahan sampah sederhana dan kegiatan daur ulang ke dalam agenda rutin TBM secara berkelanjutan.
Copyright © 2026,