Riset Undokai Dosen PNF UNY Jadi Sorotan NHK Jepang

Dosen Departemen Pendidikan Nonformal Universitas Negeri Yogyakarta, Erma Kusumawardani, memperoleh kesempatan berdiskusi bersama tim NHK terkait penelitian yang dilakukan pada tahun 2023 mengenai pembentukan karakter melalui aktivitas Undokai di Jepang.

Ketertarikan tersebut disampaikan melalui surat elektronik dari Haruka Hiroishi selaku Production Coordinator NHK, Japan’s national public broadcasting organization untuk program dokumenter internasional Outside In: Lost in Academia. Program tersebut mengangkat perspektif para peneliti internasional yang mengkaji masyarakat Jepang melalui pendekatan akademik lintas budaya.

Penelitian yang dilakukan Erma Kusumawardani menyoroti Undokai sebagai bagian dari budaya pendidikan Jepang yang tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan olahraga sekolah, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter anak. Kajian tersebut menekankan berbagai nilai penting seperti tanggung jawab, disiplin diri, ketekunan, kepemimpinan, dan kemandirian. Sebagai tindak lanjut dari komunikasi akademik tersebut, wawancara bersama tim NHK telah dilaksanakan secara daring pada 20 Februari 2026. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas hasil penelitian, peluang pengembangan riset lanjutan, serta kemungkinan pelaksanaan penelitian lapangan di Jepang pada masa mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak NHK juga memberikan berbagai informasi mengenai peluang research grant dan dukungan penelitian di Jepang yang dapat mendukung penguatan jejaring akademik internasional. Erma Kusumawardani menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdiskusi bersama tim NHK dan berharap komunikasi tersebut dapat berkembang menjadi kolaborasi penelitian yang lebih luas. “Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk memperluas perspektif akademik dan memperkuat jejaring internasional dalam bidang pendidikan dan kajian budaya,” ungkapnya. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kontribusi akademisi Departemen Pendidikan Nonformal UNY dalam menghadirkan kajian pendidikan berbasis budaya yang relevan di tingkat internasional serta mendukung penguatan internasionalisasi institusi.