Tinggalkan Jejak Pengabdian di Desa Nglumut Magelang

Magelang, 23 Mei 2026 – Program Praktik Lapangan Kependidikan (PLK) UNY Mengabdi di Desa Nglumut, Kabupaten Magelang, resmi berakhir. Penarikan mahasiswa dilaksanakan pada Sabtu (23/5) bertempat di Pendopo Taman Sabodam Desa Nglumut mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian pengabdian yang telah dilaksanakan selama satu semester oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di tengah masyarakat Desa Nglumut.

Acara penarikan dihadiri oleh Dosen Pendamping Lapangan, Dr. Adin Ariyanti Dewi, M.Pd., Kepala Desa Nglumut beserta seluruh perangkat desa, serta sepuluh mahasiswa peserta PLK UNY Mengabdi yang berasal dari berbagai program studi, yaitu Pendidikan Nonformal (PNF), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Pariwisata, Teknik Elektro, dan Sejarah. Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Dr. Adin Ariyanti Dewi, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Nglumut yang telah memberikan ruang belajar sekaligus kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. Menurutnya, PLK Mengabdi bukan hanya menjadi sarana praktik akademik, tetapi juga wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam memahami dinamika kehidupan masyarakat serta mengembangkan kemampuan kolaborasi lintas disiplin ilmu. “Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan teori yang dipelajari di kampus, tetapi juga belajar berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lapangan. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka sebagai calon profesional maupun agen perubahan di masa depan,” ujarnya.

Selama satu semester pelaksanaan PLK Mengabdi, para mahasiswa telah melaksanakan berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi Desa Nglumut. Beragam program edukasi, pemberdayaan masyarakat, pendampingan kegiatan desa, serta pengembangan potensi lokal telah dijalankan secara kolaboratif bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dalam konteks pengabdian kepada masyarakat. Kepala Desa Nglumut dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan oleh mahasiswa UNY selama menjalankan program PLK Mengabdi. Ia menilai kehadiran mahasiswa memberikan warna baru dalam berbagai kegiatan desa serta membantu masyarakat dalam mengembangkan berbagai program yang bermanfaat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Negeri Yogyakarta yang telah mempercayakan Desa Nglumut sebagai lokasi kegiatan PLK Mengabdi. Kehadiran mahasiswa selama beberapa bulan terakhir telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk terus menjalin kerja sama dengan dunia pendidikan,” tuturnya.

Suasana haru mewarnai prosesi penarikan mahasiswa. Setelah hampir enam bulan hidup berdampingan dan berinteraksi dengan masyarakat, para mahasiswa mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga yang tidak ditemukan di ruang kelas. Pengalaman beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, bekerja dalam tim multidisiplin, serta merancang dan melaksanakan program pengabdian menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mereka. Melalui kegiatan penarikan ini, secara resmi berakhir pula pelaksanaan PLK UNY Mengabdi di Desa Nglumut Tahun 2026. Meskipun masa pengabdian telah selesai, hubungan baik yang telah terjalin antara Universitas Negeri Yogyakarta dan masyarakat Desa Nglumut diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kolaborasi dan program pemberdayaan masyarakat pada masa mendatang. Program PLK Mengabdi menjadi salah satu bentuk komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam mewujudkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi akademik, sosial, dan profesional secara seimbang, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.