- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
Bahasa Indonesia
English

Yogyakarta – Departemen Pendidikan Nonformal (PNF), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakartakembali menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Studium Generale bagi mahasiswa Program Magister Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PNF, pada Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB di Abdullah Sigit Hall FIP UNY, dengan diikuti oleh seluruh mahasiswa S2 RPL PNF FIP UNY.
Mengusung semangat penguatan kapasitas akademik dan profesional, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang berpengalaman di bidang pendidikan nonformal. Studium Generale ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring, sekaligus merefleksikan peran pendidikan nonformal dalam menjawab tantangan zaman. Pada sesi pertama, dua narasumber kompeten hadir memberikan pemaparan yang inspiratif, yakni Prof. Dr. Puji Yanti Fauziah, M.Pd. dan Nunu. Dalam paparannya, Prof. Puji Yanti Fauziah menekankan pentingnya penguatan kompetensi berbasis pengalaman belajar yang telah dimiliki mahasiswa RPL, sebagai bagian dari pengakuan terhadap pembelajaran sepanjang hayat. Ia juga menggarisbawahi bahwa mahasiswa RPL memiliki potensi besar sebagai agen perubahan di masyarakat melalui inovasi program pendidikan nonformal.
Sementara itu, Nunu, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan merupakan alumni terbaik S2 RPL PNF, membagikan pengalaman praktisnya dalam mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh selama studi ke dalam dunia kerja. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada gelar akademik, tetapi juga pada penguatan kompetensi profesional yang terukur dan tersertifikasi. Memasuki sesi kedua, diskusi semakin dinamis dengan kehadiran Dr. Fitriana Tjiptasari, SIP, M.A. dan Mareta Puspita, M.Pd.. Dr. Fitriana Tjiptasari menyoroti pentingnya adaptasi pendidikan nonformal terhadap perkembangan global, khususnya dalam konteks digitalisasi dan kebutuhan keterampilan abad ke-21. Ia mengajak mahasiswa untuk mampu membaca peluang dan tantangan dalam pengembangan program pendidikan berbasis kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, Mareta Puspita menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan pendidikan nonformal yang berkelanjutan. Ia juga membagikan praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan partisipatif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran. Kegiatan Studium Generale ini berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih dalam pengalaman dan perspektif para narasumber. Melalui kegiatan ini, Departemen PNF FIP UNY berharap mahasiswa S2 RPL PNF tidak hanya memperoleh penguatan akademik, tetapi juga mampu mengembangkan jejaring profesional yang luas serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan terselenggaranya Studium Generale ini, semakin menegaskan komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi nyata bagi mahasiswa.
Copyright © 2026,