- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
Bahasa Indonesia
English

Gunungkidul — Upaya penguatan kapasitas masyarakat dalam bidang pertanian terus dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nonformal FIP UNY melalui kegiatan implementasi hasil riset dosen. Pada Kamis (9/4/2026), bertempat di Balaidesa Banyubening II Bejiharjo Gunungkidul, tim research group melaksanakan kegiatan bertajuk “Implementasi dan Evaluasi Aplikasi Gamifikasi Pertanian dalam Model Pelatihan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan.”
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Bejiharjo. Program ini menjadi bagian dari implementasi riset kelompok dosen tahun 2026 yang berfokus pada inovasi model pelatihan berbasis teknologi dalam pendidikan nonformal, khususnya di sektor pertanian. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada aplikasi gamifikasi pertanian yang dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan, serta pemahaman praktis terkait pengelolaan pertanian berkelanjutan. Melalui pendekatan berbasis permainan (gamification), peserta tidak hanya menerima materi secara konvensional, tetapi juga terlibat aktif dalam simulasi, tantangan, serta evaluasi berbasis skenario nyata.
Ketua tim pelaksana menyampaikan bahwa penerapan gamifikasi dalam pelatihan ini merupakan strategi inovatif untuk menjawab tantangan rendahnya minat belajar orang dewasa dalam pelatihan konvensional. “Dengan pendekatan ini, proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan kontekstual dengan kebutuhan peserta di lapangan,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pengenalan aplikasi, praktik penggunaan, hingga diskusi reflektif terkait pengalaman belajar yang diperoleh. Evaluasi awal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pertanian berkelanjutan, serta meningkatnya kepercayaan diri dalam mengaplikasikan teknik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas model pelatihan yang dikembangkan. Data yang diperoleh dari proses implementasi akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan model serta pengembangan lebih lanjut dalam skala yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Yogyakarta, khususnya Departemen Pendidikan Nonformal, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan inovasi pendidikan berbasis riset yang berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara akademisi dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan solusi nyata dalam mendukung pertanian berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan kelompok tani di daerah. Ke depan, model pelatihan berbasis gamifikasi ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain sebagai bagian dari strategi transformasi pendidikan nonformal yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Copyright © 2026,