- plsfip@uny.ac.id atau plsfipuny@gmail.com
- http://pls.fip.uny.ac.id
- @jurplsfipuny
- facebook.com/plsfip.uny
You are here
Pelatihan Membuat Salad Sehat dan Fun Game Bola Reveal Memory untuk Mendukung SDGs di Griya Lansia Baiturrahmah

Yogyakarta, 7 November 2025 — Suasana pagi di Griya Lansia Baiturrahmah, Wirobrajan, tampak lebih ramai dari biasanya. Sekelompok lansia berkumpul dengan wajah antusias, menyambut kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa PNF UNY: Aiko, Nadya, MIta, Aqilla dan Alya. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Education for Sustainable Development (ESD) yang diarahkan untuk mendukung SDG 3, SDG 4, SDG 11, dan SDG 12. Menurut Aiko selaku ketua pelaksana, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pembelajaran biasa, melainkan sebagai suasana belajar aktif yang dapat membuat para lansia merasa terlibat, berdaya, dan bersemangat. “Kami ingin kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan, sekaligus bermanfaat untuk kesehatan dan stimulasi kognitif,” jelasnya.
Kegiatan dibuka pukul 10.00 WIB dengan fun game bola reveal memory. Meja permainan dibagi menjadi dua sisi dan dipenuhi bola warna-warni. Para lansia tampak tertawa kecil ketika mencoba mengingat urutan warna yang harus disusun kembali. Dua peserta bermain serentak dengan pembatas di tengah, sehingga mereka hanya mengandalkan ingatan singkat dan konsentrasi. Beberapa peserta bahkan saling memberi semangat satu sama lain. “Permainan ini sederhana, tapi bisa mengasah fokus dan memori,” ujar Alya, yang bertindak sebagai fasilitator. Keceriaan terlihat jelas ada yang langsung cepat menebak urutan warna, ada pula yang berhenti sejenak sambil tersenyum malu karena lupa urutan sebelumnya. Aktivitas ini menjadi ruang interaksi hangat antarpeserta, sejalan dengan tujuan SDG 4 dan SDG 11 yang menekankan pendidikan sepanjang hayat dan penguatan komunitas.
Usai permainan, kegiatan dilanjutkan pada sesi pengenalan dan pembuatan salad buah sehat tanpa mayones. Meja penyajian dipenuhi buah segar seperti, pir, melon, semangka, stroberi, serta yogurt dan keju yang menggantikan penggunaan mayones.Tim mahasiswa memberikan pengarahan mengenai manfaat gizi buah, teknik memotong yang
aman, serta alasan pemilihan bahan rendah lemak. “Salad ini cocok untuk para lansia karena ringan, sehat, dan mudah dibuat,” jelas Aiko saat memberikan contoh peracikan. Para lansia terlihat aktif berpartisipasi ada yang meracik isian salad, mencicipi bahan, dan sesekali bertanya tentang manfaatnya. Aroma buah segar mengisi ruangan dan membuat suasana semakin menyenangkan.
Sesi pembuatan salad ditutup dengan mencicipi hasil olahan bersama. Banyak peserta mengatakan bahwa rasanya segar dan mudah untuk dibuat kembali di rumah.Salah satu peserta lansia bahkan memberikan komentar antusias, “Rasanya pas sekali, saya suka asem, suka pakai keju, dan saya yakin tidak pakai pemanis.” Kami kemudian membagikan resep serta langkah pembuatannya agar dapat dipraktikkan secara mandiri. Menurut ketua pelaksana, kegiatan berjalan dengan sangat baik. Para lansia menunjukkan ketertarikan besar untuk mengulang permainan dan mencoba variasi salad sehat lainnya. Kami juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini memberikan pengalaman positif bagi peserta dan berkontribusi nyata terhadap implementasi SDGs melalui pendekatan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas. (Aiko, Nadya, MIta, Aqilla dan Alya)
Kontak Kami
Copyright © 2026,