MAHASISWA PRAKTIK PNF UNY IKUTI KEGIATAN SOSIALISASI PROGRAM GENRE DI PENDOPO KRAPYAK

BANTUL — Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga dan pembinaan remaja, mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Pendidikan Nonformal Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengikuti kegiatan Sosialisasi Program Generasi Berencana (GenRe) yang diselenggarakan pada tanggal 27–28 April 2026 di Pendopo Krapyak, Bantul. Kegiatan berlangsung pada pukul 19.00–21.30 WIB dan dihadiri oleh masyarakat, kader keluarga, remaja, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur yang terlibat dalam program pembangunan keluarga.

Program GenRe merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk membekali remaja dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam merencanakan masa depan secara matang. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga, pendewasaan usia perkawinan, kesehatan reproduksi remaja, serta pencegahan berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan, pengembangan potensi diri, kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, serta bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan berbagi pengalaman terkait berbagai permasalahan yang dihadapi remaja di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pada pelaksanaannya, narasumber menekankan bahwa remaja perlu memiliki perencanaan hidup yang jelas agar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman. Selain itu, keluarga juga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan, dukungan, dan pengawasan agar remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan bertanggung jawab.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan muncul terkait cara membangun komunikasi yang efektif antara orang tua dan remaja, upaya mencegah pernikahan usia anak, serta strategi menghadapi pengaruh negatif media sosial dan lingkungan pergaulan. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa praktik memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan program pemberdayaan dan pembinaan remaja di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memahami implementasi program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat secara nyata di lapangan.

Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi Program Generasi Berencana (GenRe) di Pendopo Krapyak berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan remaja mengenai pentingnya perencanaan masa depan, kesehatan reproduksi, serta pembentukan karakter yang positif. Dengan demikian, upaya mewujudkan generasi muda yang sehat, berencana, berkarakter, dan berdaya saing dapat tercapai secara optimal. (ftz/nai)